walau berat ku emban di pudakku
akan tetap kutapaki langkah ini
walau harus tertatih
walau harus tersungkur
dengan adanya kau disisi
semua sangat berarti lagi
menimbulkan hasrat yang menggebu
untuk bersama berlari meraih
lihatlah warna romansa
disana kita terpaut
melepas kerinduan
baurkan rasa hati
lihatlah merpati putih bercengkrama
terbang bersama melepas kerinduan
begitu mesra, begitu riang
seakan menari-nari penuh keindahan
bersamamu kan ku lalui
hari indah yang tak henti
Bergenggam tangan melaju pasti
merajut asa tuk meraih
denganmu tak'kan pernah menyerah hati ini
kan tetap ku tuju asa itu
bersamamu adalah kebahagiaanku
hingga akhir waktuku
Senin 24 Maret 2008
Menapaki Asa Bersamamu
Labels: Catatan Hati
Selasa 30 Oktober 2007
Perjalanan Cinta
Hari demi hari waktu demi waktu berjalan bagaikan roda yang berputar beriring dengan yg kurasakan "perjalanan cinta di hatiku" walaupun tertatih namun pasti, pahit harus aku nikmati sakit harus aku terima kesombongan harus aku singkirkan kesabaran harus aku tanamkan kejujuran tetap aku ajukan kesetiaan aku pertahankan atas semua itu aku rasakan cinta yg dalam yang penuh dengan perjalanan yang aku nikmati di hidupku.
Takkan pernah tercetus perasaan menyerah memperjuangkan cinta yang aku tanam di hatiku, apapun yang aku terima akan slalu aku nikmati selama cintaku tertanam di hatinya, keyakinan dihati atas cinta bagaikan angan-angan kehidupan diatas keindahan.
Atas keyakinan hati aku rasakan hanya dialah yg dapat menemaniku sampai akhir hayatku, Tuhan persatukanlah cinta kami dalam naungan kebahagiaan yang kau curahkan, kuatkanlah akar-akar cinta ini agar tak mudah goyah di terpa badai yang menghancurkan, restuilah cinta kami, jangan pernah pisahkan kami dalam kebencian.
Kau yang dihatiku teruslah menjadi peri kebahagiaanku dan yakinlah bahwa aku sangat mencintai dirimu, I LOVE U Honey.
Labels: Catatan Hati
Jumat 27 Juli 2007
Ada Apa Dengan Hatiku
Hari ini...
aku ga tau apa yang ada dihatiku saat ini
di satu sisi aku masih merasakan sakit
tapi disisi lain aku merasakan kesejukan
yang perlahan-lahan menutupi rasa sakit di hatiku
apa yang aku alami dihatiku
aku ga tau apa yang harus aku katakan
malam hanyalah malam
siang hanyalah siang
dan aku yakin kesejukan itu
tak kan bisa menyejukan seluruh emosiku
karena yang aku butuhkan
hanyalah pelukan dengan hati yang tulus
agar aku bisa merasakan
betapa sejuknya cintamu
agar aku dapat melalui malam yang penuh bintang
bukan hanya sekedar malam yang penuh kegelapan
agar aku dapat melewati siang yang penuh warna
bukan hanya siang yang panas membakar hati
semua ini hanyalah
untukmu, untukku, untuk kita berdua
selamanya...
Labels: Catatan Hati
Kamis 26 Juli 2007
Perasaan Hatiku
Aku tau apa yang sedang kau perbuat
aku tau, aku sadar, dan aku paham
aku slalu mencoba meredam rasa ini
walau pun pahit, sesak, sakit
Entah salah atau tidak
jika aku mempunyai rasa seperti ini
aku sadar akan bebanmu
tapi aku pun tak kuasa menahan hatiku
Sendiri aku coba hibur diriku
lewati, jalani, pahami
aku sadar itu takkan lama
tapi aku tak kuat
aku merasa kosong
aku merasa sendiri
aku merasa sepi
aku merasa asing
aku merasa terbuang
seperti aku tiada arti untukmu
aku merindukan mu
mungkinkah kamu tahu
mungkinkah kamu merasa
smoga saja kamu bisa merasakannya
Labels: Catatan Hati
Senin 25 Juni 2007
Kisah Lucu dan Tragis Pada Cinta Pertama (part2)
sesampai di tempat tujuan aku sangat terkejut karena ternyata dia mengajak aku makan, bukannya senang, rasa takut dan khawatir yang aku rasakan karena aku tidak bawa uang dan tidak tahu kalau akan diajak untuk makan-makan, saat itu aku hanya mengantungi uang sebesar 1.500 Rupiah, saat makanan diantar oleh pelayannya yang sebelumnya sudah dipesan olehnya dan teman-temannya, rasa nafsu makanku tiba-tiba lenyap karna rasa takut dan khawatir itu slalu menghantui, sampai akhirnya dia berkata padaku "kok, makannya sedikit sich ga suka yach sama menunya" dan aku jawab "ga kok, ga pa-pa" lalu dia berkata lagi "pokoknya harus di habisi yach kan kamu pasti cape habis sekolah tadi biar ga sakit" mendengar perhatiannya itu jantungku langsung berdegup kencang seperti ada yang menari kesenangan didadaku, ditengah-tengah makan malam itu tiba-tiba dia mengajakku untuk keluar sebentar aku hanya bisa menurutinya tanpa berkata apapun, sesampai diluar didalam suasana yang temaram dia bertanya padaku "apakah rasa cinta untukku masih ada dihatimu" dengan hati yang berdebar-debar aku beranikan diri untuk menjawab "sampai saat ini rasa itu masih aku simpan dihatiku untuk mu, memang kenapa kamu tanyakan itu" lalu dia menjawab "karena apa yang kamu rasakan itu sama dengan apa yang aku rasakan" tiba-tiba kesenangan mewarnai hatiku dunia terasa indah saat itu, lalu aku tanya dia lagi "apa kamu mau menjadi kekasihku" dan dia manjawab "yach, aku mau karena aku sayang kamu" lalu dia mencium pipi kananku lalu menggenggam tanganku lalu mengajakku untuk bergabung kembali bersama teman-temannya.
Ternyata semua itu telah direncanakan untukku, saat aku tiba didalam teman-temannya melihat dia merangkul tanganku langsung mengucapkan selamat atas jadinya cintaku dengan dia aku tersipu malu, disela-sela kesenanganku aku masih teringat akan satu hal yaitu tentang rasa maluku karena aku tak bawa uang, dan saatnya telah tiba kita semua sepakat untuk pulang aku bingung harus bagaimana, sepertinya temannya yang juga kakak kelasku itu membaca perasaanku mungkin dia tahu isi kantungku saat ini, lalu dia langsung memanggil pelayan dan menanyakan berapa yang harus dibayarnya, dan langsung berkata kepada kita "kali ini aku yang teraktir yach, karena kebetulan hari ini aku ulang tahun" wah kami langsung mengucapkan untuknya, selain itu didalam hatiku mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepadanya.
Lalu aku pulang dengan hati yang penuh kebahagiaan, rasa tak percaya sekarang dihatiku tertanam seseorang yang selama ini kutunggu, setelah itu hari-hari indah aku lewati dengannya berdua sampai akhirnya perpisahan membelah, merobek serta menghancurkan hatiku, dengan segala perbedaan antara aku dan dia akhirnya dia menyatakan untuk berjalan masing-masing, dan dia mengakui bahwa dia telah menemukan seseorang yang dia rasa lebih cocok dengannya, aku hanya bisa diam dan membisu saat itu hancur rasanya hati ini, hari itu aku lewati dengan hati yang penuh kekecewaan.
Hingga saatnya aku menyadari bahwa ini semua memang akan terjadi dan memang sudah terjadi dimana saatnya ada pertemuan pasti ada perpisahan, dan dimana ada kebahagiaan pasti ada kesedihan, lalu kubangun lagi puing-puing hatiku untuk kuserahkan kembali kepada seseorang yang akan mengisi kehidupanku nanti, walaupun kadang aku masih mengenang kepedihannku satu yang takkan bisa kulupakan, saat pertama jadian lalu makan-makan tapi ga punya uang.
Labels: Catatan Hati